[1] -
[2] Ayub, engkau keliru jika menyangka bahwa di mata Allah engkau tak bersalah.
[3] Engkau khilaf jika bertanya, apa pengaruh dosamu terhadap-Nya; dan keuntungan apa yang kauterima kalau engkau tidak berbuat dosa.
[4] Akulah yang akan memberi jawaban kepadamu dan juga kepada teman-temanmu itu.
[5] Lihatlah ke langit dan perhatikan betapa tingginya awan-awan.
[6] Jika engkau berdosa, Allah tidak akan rugi. Jika salahmu banyak, Ia tak terpengaruhi.
[7] Dengan berbuat baik, Allah tidak kaubantu. Sungguh, Ia tak memerlukan apa pun darimu.
[8] Hanya sesamamu yang dirugikan oleh dosa-dosamu. Dia juga yang beruntung oleh kebaikanmu.
[9] Orang-orang yang ditindas, akan mengerang; mereka berteriak minta pertolongan.
[10] Tetapi bukan kepada Allah, Penciptanya yang memberi harapan di kala mereka berduka,
[11] dan yang memberi manusia akal budi melebihi burung dan hewan di bumi.
[12] Orang-orang tertindas itu berseru, tetapi Allah diam karena mereka jahat dan penuh kesombongan.
[13] Sia-sialah mereka berteriak sekuat tenaga; Yang Mahakuasa tidak melihat atau mendengar mereka.
[14] Ayub, lebih-lebih lagi kalau engkau berkata bahwa engkau tidak melihat Dia, bahwa perkaramu sudah ada di hadapan-Nya dan engkau menanti-nantikan Dia!
[15] Sangkamu Allah tidak memberi hukuman dan tidak memperhatikan pelanggaran.
[16] Sia-sialah pembicaraanmu engkau teruskan; jelaslah, engkau tak tahu apa yang kaukatakan.