Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 7:47

[1] Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,

[2] yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda,

[3] yang mendirikan kamar-kamar loteng-Mu di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraan-Mu, yang bergerak di atas sayap angin,

[4] yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu,

[5] yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya.

[6] Dengan samudera raya Engkau telah menyelubunginya; air telah naik melampaui gunung-gunung.

[7] Terhadap hardik-Mu air itu melarikan diri, lari kebingungan terhadap suara guntur-Mu,

[8] naik gunung, turun lembah ke tempat yang Kautetapkan bagi mereka.

[9] Batas Kautentukan, takkan mereka lewati, takkan kembali mereka menyelubungi bumi.

[10] Engkau yang melepas mata-mata air ke dalam lembah-lembah, mengalir di antara gunung-gunung,

[11] memberi minum segala binatang di padang, memuaskan haus keledai-keledai hutan;

[12] di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan.

[13] Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar loteng-Mu, bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu.

[14] Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah

[15] dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia.

[16] Kenyang pohon-pohon TUHAN, pohon-pohon aras di Libanon yang ditanam-Nya,

[17] di mana burung-burung bersarang, burung ranggung yang rumahnya di pohon-pohon sanobar;

[18] gunung-gunung tinggi adalah bagi kambing-kambing hutan, bukit-bukit batu adalah tempat perlindungan bagi pelanduk.

[19] Engkau yang telah membuat bulan menjadi penentu waktu, matahari yang tahu akan saat terbenamnya.

[20] Apabila Engkau mendatangkan gelap, maka hari pun malamlah; ketika itulah bergerak segala binatang hutan.

[21] Singa-singa muda mengaum-aum akan mangsa, dan menuntut makanannya dari Allah.

[22] Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanya dan berbaring di tempat perteduhannya;

[23] manusia pun keluarlah ke pekerjaannya, dan ke usahanya sampai petang.

[24] Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.

[25] Lihatlah laut itu, besar dan luas wilayahnya, di situ bergerak, tidak terbilang banyaknya, binatang-binatang yang kecil dan besar.

[26] Di situ kapal-kapal berlayar dan Lewiatan yang telah Kaubentuk untuk bermain dengannya.

[27] Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya.

[28] Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan.

[29] Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu.

[30] Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.

[31] Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya, biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya!

[32] Dia yang memandang bumi sehingga bergentar, yang menyentuh gunung-gunung sehingga berasap.

[33] Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.

[34] Biarlah renunganku manis kedengaran kepada-Nya! Aku hendak bersukacita karena TUHAN.

[35] Biarlah habis orang-orang berdosa dari bumi, dan biarlah orang-orang fasik tidak ada lagi! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Haleluya!

Mazmur — Chapters