Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 6:36

[1] Dapatkah engkau memburu mangsa untuk singa betina, dan memuaskan selera singa-singa muda,

[2] kalau mereka merangkak di dalam sarangnya, mengendap di bawah semak belukar?

[3] Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan?

[4] Apakah engkau mengetahui waktunya kambing gunung beranak, atau mengamat-amati rusa waktu sakit beranak?

[5] Dapatkah engkau menghitung berapa lamanya sampai genap bulannya, dan mengetahui waktunya beranak?

[6] Dengan membungkukkan diri mereka melahirkan anak-anaknya, dan mengeluarkan isi kandungannya.

[7] Anak-anaknya menjadi kuat dan besar di padang, mereka pergi dan tidak kembali lagi kepada induknya.

[8] Siapakah yang mengumbar keledai liar, atau siapakah yang membuka tali tambatan keledai jalang?

[9] Kepadanya telah Kuberikan tanah dataran sebagai tempat kediamannya dan padang masin sebagai tempat tinggalnya.

[10] Ia menertawakan keramaian kota, tidak mendengarkan teriak si penggiring;

[11] ia menjelajah gunung-gunung padang rumputnya, dan mencari apa saja yang hijau.

[12] Apakah lembu hutan mau takluk kepadamu, atau bermalam dekat palunganmu?

[13] Dapatkah engkau memaksa lembu hutan mengikuti alur bajak dengan keluan, atau apakah ia akan menyisir tanah lembah mengikuti engkau?

[14] Percayakah engkau kepadanya, karena kekuatannya sangat besar? Atau kauserahkankah kepadanya pekerjaanmu yang berat?

[15] Apakah engkau menaruh kepercayaan kepadanya, bahwa ia akan membawa pulang hasil tanahmu, dan mengumpulkannya di tempat pengirikanmu?

[16] Dengan riang sayap burung unta berkepak-kepak, tetapi apakah kepak dan bulu itu menaruh kasih sayang?

[17] Sebab telurnya ditinggalkannya di tanah, dan dibiarkannya menjadi panas di dalam pasir,

[18] tetapi lupa, bahwa telur itu dapat terpijak kaki, dan diinjak-injak oleh binatang-binatang liar.

[19] Ia memperlakukan anak-anaknya dengan keras seolah-olah bukan anaknya sendiri; ia tidak peduli, kalau jerih payahnya sia-sia,

[20] karena Allah tidak memberikannya hikmat, dan tidak membagikan pengertian kepadanya.

[21] Apabila ia dengan megah mengepakkan sayapnya, maka ia menertawakan kuda dan penunggangnya.

[22] Engkaukah yang memberi tenaga kepada kuda? Engkaukah yang mengenakan surai pada tengkuknya?

[23] Engkaukah yang membuat dia melompat seperti belalang? Ringkiknya yang dahsyat mengerikan.

[24] Ia menggaruk tanah lembah dengan gembira, dengan kekuatan ia maju menghadapi senjata.

[25] Kedahsyatan ditertawakannya, ia tidak pernah kecut hati, dan ia pantang mundur menghadapi pedang.

[26] Di atas dia tabung panah gemerencing, tombak dan lembing gemerlapan;

[27] dengan garang dan galak dilulurnya tanah, dan ia meronta-ronta kalau kedengaran bunyi sangkakala;

[28] ia meringkik setiap kali sangkakala ditiup; dan dari jauh sudah diciumnya perang, gertak para panglima dan pekik.

[29] Oleh pengertianmukah burung elang terbang, mengembangkan sayapnya menuju ke selatan?

[30] Atas perintahmukah rajawali terbang membubung, dan membuat sarangnya di tempat yang tinggi?

[31] Ia diam dan bersarang di bukit batu, di puncak bukit batu dan di gunung yang sulit didatangi.

[32] Dari sana ia mengintai mencari mangsa, dari jauh matanya mengamat-amati;

[33] anak-anaknya menghirup darah, dan di mana ada yang tewas, di situlah dia."

[34] Maka jawab TUHAN kepada Ayub:

[35] "Apakah si pengecam hendak berbantah dengan Yang Mahakuasa? Hendaklah yang mencela Allah menjawab!"

[36] Maka jawab Ayub kepada TUHAN:

[37] "Sesungguhnya, aku ini terlalu hina; jawab apakah yang dapat kuberikan kepada-Mu? Mulutku kututup dengan tangan.

[38] Satu kali aku berbicara, tetapi tidak akan kuulangi; bahkan dua kali, tetapi tidak akan kulanjutkan."

Ayub — Chapters