Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 2:27

[1] Untuk pemimpin biduan. Menurut: Yedutun. Mazmur Asaf.

[2] Aku mau berseru-seru dengan nyaring kepada Allah, dengan nyaring kepada Allah, supaya Ia mendengarkan aku.

[3] Pada hari kesusahanku aku mencari Tuhan; malam-malam tanganku terulur dan tidak menjadi lesu, jiwaku enggan dihiburkan.

[4] Apabila aku mengingat Allah, maka aku mengerang, apabila aku merenung, makin lemah lesulah semangatku. S e l a

[5] Engkau membuat mataku tetap terbuka; aku gelisah, sehingga tidak dapat berkata-kata.

[6] Aku memikir-mikir hari-hari zaman purbakala, tahun-tahun zaman dahulu aku ingat.

[7] Aku sebut-sebut pada waktu malam dalam hatiku, aku merenung, dan rohku mencari-cari:

[8] “Untuk selamanyakah Tuhan menolak dan tidak kembali bermurah hati lagi?

[9] Sudah lenyapkah untuk seterusnya kasih setia-Nya, telah berakhirkah janji itu berlaku turun-temurun?

[10] Sudah lupakah Allah menaruh kasihan, atau ditutup-Nyakah rahmat-Nya karena murka-Nya?” S e l a

[11] Maka kataku: “Inilah yang menikam hatiku, bahwa tangan kanan Yang Mahatinggi berubah.”

[12] Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala.

[13] Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu.

[14] Ya Allah, jalan-Mu adalah kudus! Allah manakah yang begitu besar seperti Allah kami?

[15] Engkaulah Allah yang melakukan keajaiban; Engkau telah menyatakan kuasa-Mu di antara bangsa-bangsa.

[16] Dengan lengan-Mu Engkau telah menebus umat-Mu, bani Yakub dan bani Yusuf. S e l a

[17] Air telah melihat Engkau, ya Allah, air telah melihat Engkau, lalu menjadi gentar, bahkan samudera raya gemetar.

[18] Awan-awan mencurahkan air, awan-gemawan bergemuruh, bahkan anak-anak panah-Mu beterbangan.

[19] Deru guntur-Mu menggelinding, kilat-kilat menerangi dunia, bumi gemetar dan bergoncang.

[20] Melalui laut jalan-Mu dan lorong-Mu melalui muka air yang luas, tetapi jejak-Mu tidak kelihatan.

[21] Engkau telah menuntun umat-Mu seperti kawanan domba dengan perantaraan Musa dan Harun.

Mazmur — Chapters