Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 0:58

[1] Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:

[2] “Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu.”

[3] Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?

[4] Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.

[5] Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!

[6] Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.

[7] Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur — Chapters