Skip to content
Opens in a new window

[1] Untuk pemimpin pujian. Syair Daud.

[2] Ya Allah, dengarkanlah kiranya suaraku ketika aku mengeluh, jagalah hidupku dari kedahsyatan musuh.

[3] Sembunyikanlah aku dari permufakatan orang jahat, dari huru-hara orang-orang yang melakukan kejahatan.

[4] Mereka mengasah lidah mereka seperti pedang, dan membidikkan perkataan pahit seperti anak panah

[5] untuk memanah orang-orang yang tulus hati dari tempat persembunyiannya. Tiba-tiba mereka memanah dan tidak takut.

[6] Mereka berpegang erat kepada niat yang jahat, dan berunding untuk memasang jerat secara sembunyi-sembunyi. Kata mereka, “Siapa yang dapat melihatnya?”

[7] Mereka merencanakan kezaliman, katanya, “Kami membuat rancangan yang sempurna!” Batin dan hati manusia sangat dalam.

[8] Tetapi, Allah akan memanah mereka. Tiba-tiba mereka terluka.

[9] Ia membuat mereka terantuk karena lidah mereka sendiri, dan semua orang yang melihat mereka akan menggelengkan kepalanya.

[10] Semua orang akan menjadi takut dan memberitakan pekerjaan Allah, serta merenungkan perbuatan-Nya.

[11] Orang benar akan bersukacita karena Allah serta berlindung pada-Nya. Semua orang yang lurus hati akan bermegah.

Kitab Zabur — Chapters