Skip to content
Opens in a new window

[1] Syair dari sebuah nyanyian untuk peresmian Bait Suci. Dari Daud.

[2] Aku hendak meninggikan Engkau, ya Allah, sebab Engkau telah mengangkat aku dan tidak membiarkan musuh-musuhku bersukacita atasku.

[3] Ya Allah, ya Tuhanku, aku berteriak minta tolong kepada-Mu, dan Engkau menyembuhkan aku.

[4] Ya Allah, Engkau telah mengangkat jiwaku dari alam kubur, Engkau telah mempertahankan hidupku sehingga aku tidak turun ke liang kubur.

[5] Hai orang-orang saleh-Nya, lantunkanlah puji-pujian bagi Allah, ucapkanlah syukur kepada nama-Nya yang suci.

[6] Sesungguhnya, murka-Nya sebentar saja, tetapi keridaan-Nya untuk seumur hidup. Mungkin ada tangisan sepanjang malam, tetapi pada pagi hari ada sorak-sorai.

[7] Dalam kesentosaanku aku berkata, “Aku sekali-kali tak akan tergoyahkan.”

[8] Ya Allah, karena keridaan-Mu, Engkau telah menjadikanku gunung yang tegak kokoh. Tetapi, ketika Engkau menyembunyikan hadirat-Mu, aku terkejut.

[9] Kepada-Mu aku berseru, ya Allah, dan kepada Tuhan kumohon belas kasihan,

[10] “Apa untungnya kalau darahku tertumpah jika aku turun ke liang kubur? Dapatkah debu bersyukur kepada-Mu atau mengabarkan kesetiaan-Mu?

[11] Ya Allah, dengarkanlah dan kasihanilah kiranya aku. Ya Allah, jadilah penolongku.”

[12] Ratapanku telah Kauubah menjadi tarian, kain kabungku telah Kautanggalkan, dan pinggangku Kauikat dengan kegembiraan

[13] sehingga jiwaku dapat melantunkan puji-pujian kepada-Mu dan tidak berdiam diri. Ya Allah, ya Tuhanku, aku hendak mengucap syukur kepada-Mu untuk selama-lamanya.

Kitab Zabur — Chapters