[1] Itulah sebabnya, aku ini, Paʼul, dipenjarakan karena Isa Al-Masih demi kamu, orang-orang yang tidak termasuk bani Israil.
[2] Tentunya kamu telah mendengar tentang tugas yang dipercayakan kepadaku untuk menyampaikan anugerah Allah bagi kamu,
[3] yaitu bahwa rahasia itu diberitahukan kepadaku berdasarkan wahyu, sebagaimana telah kutuliskan di atas secara ringkas.
[4] Apabila kamu membacanya, kamu dapat memahami pengertianku mengenai rahasia tentang Al-Masih,
[5] yang tidak diberitahukan kepada semua keturunan Nabi Adam pada generasi-generasi sebelumnya, sebagaimana sekarang dinyatakan oleh Ruh kepada utusan-utusan-Nya yang suci dan juga para nabi.
[6] Maksudnya ialah bahwa melalui Injil, mereka yang berasal dari luar Israil sama-sama menjadi ahli waris dan anggota dari satu tubuh, serta sama-sama memperoleh bagian dari perjanjian dalam Isa Al-Masih.
[7] Sedangkan aku adalah hamba dari Injil itu sesuai dengan pemberian anugerah Allah yang dipercayakan kepadaku berdasarkan kerja kuasa-Nya.
[8] Kepadaku, yang paling hina dari semua orang saleh, telah dipercayakan anugerah untuk memberitakan kekayaan Al-Masih yang tak terhingga itu kepada orang-orang yang tidak termasuk bani Israil,
[9] dan juga menjelaskan kepada semua orang rencana rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam hati Allah, pencipta segala sesuatu,
[10] supaya sekarang melalui jemaah, diberitahukan berbagai hikmah Allah kepada para penguasa dan para pemegang wewenang di alam ruh.
[11] Hal itu sesuai dengan rencana-Nya yang kekal, yang telah ditetapkan-Nya di dalam Isa Al-Masih, Junjungan kita Yang Ilahi.
[12] Di dalam Dia, kita mempunyai keberanian untuk masuk menghadap Allah dengan penuh keyakinan, yaitu melalui iman kepada-Nya.
[13] Sebab itu, aku meminta kepadamu supaya kamu jangan putus asa karena berbagai kesusahan yang kualami karena kamu, sebab hal itu adalah kemuliaanmu.
[14] Itulah sebabnya, aku bersujud di hadapan Sang Bapa.
[15] Dari Dialah setiap keluarga, baik di surga maupun di bumi, memperoleh namanya.
[16] Aku berdoa supaya sesuai dengan kekayaan kemuliaan-Nya serta kuasa melalui Ruh-Nya, Ia menganugerahkan kepadamu kekuatan di dalam batinmu,
[17] dan supaya melalui iman, Al-Masih tinggal di dalam hatimu. Aku pun berdoa supaya kamu berakar dan berdasar di dalam kasih,
[18] agar bersama-sama dengan semua orang saleh, kamu dapat memahami betapa lebarnya, panjangnya, tingginya, dan dalamnya kasih Al-Masih.
[19] Aku berdoa supaya kamu dapat mengenal kasih Al-Masih itu, yang melampaui segala pengetahuan sehingga kamu dipenuhi dengan seluruh kesempurnaan Allah.
[20] Bagi Allah, yang mampu berbuat jauh lebih banyak daripada apa yang kita minta atau kita pikirkan, sesuai dengan kuasa-Nya yang bekerja di dalam kita,
[21] bagi-Nyalah kemuliaan di dalam jemaah dan di dalam Isa Al-Masih, turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.