Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 4:44

[1] Dari Paʼul, yang menjadi rasul Isa Al-Masih karena kehendak Allah. Kepada semua orang saleh di Efesus, yaitu orang-orang yang beriman dalam Isa Al-Masih.

[2] Anugerah dan sejahtera dari Allah, Sang Bapa kita, dan dari Isa Al-Masih, Junjungan kita Yang Ilahi, menyertai kamu.

[3] Segala puji bagi Allah—Sang Bapa dari Isa Al-Masih, Junjungan kita Yang Ilahi—yang dalam Al-Masih telah memberkahi kita dengan segala berkah rohani di surga.

[4] Ia telah memilih kita dalam Al-Masih sebelum dunia ini dijadikan supaya kita suci dan tak bercacat di hadapan-Nya.

[5] Dalam kasih, kita telah ditentukan oleh-Nya dari semula untuk diangkat sebagai anak-anak-Nya melalui Isa Al-Masih sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya

[6] supaya terpujilah kemuliaan rahmat-Nya yang dianugerahkan-Nya kepada kita dalam Dia yang dikasihi-Nya.

[7] Di dalam Al-Masih, kita memperoleh tebusan melalui darah-Nya, yaitu pengampunan atas pelanggaran-pelanggaran kita, sesuai dengan kekayaan anugerah-Nya

[8] yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmah dan pemahaman.

[9] Ia pun memberitahukan kepada kita rahasia kehendak-Nya menurut kerelaan-Nya, yaitu rencana yang telah ditetapkan-Nya dalam Al-Masih

[10] bahwa ketika waktunya genap, Ia akan mempersatukan di dalam Al-Masih segala sesuatunya, baik yang ada di surga maupun di bumi.

[11] Di dalam Al-Masih pula kami telah dipilih dari semula sesuai dengan maksud Allah, yang melaksanakan segala sesuatu menurut keputusan-Nya berdasarkan kehendak-Nya sendiri.

[12] Dengan demikian, kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Al-Masih, dapat memuji Allah atas kemuliaan-Nya.

[13] Di dalam Al-Masih itu pun kamu telah disegel dengan Ruh Allah yang dijanjikan-Nya ketika kamu mendengar firman kebenaran, yaitu Injil yang menyelamatkan kamu, dan ketika kamu percaya.

[14] Ruh Allah adalah jaminan warisan kita sampai kita memperoleh penebusan yang menjadikan kita milik Allah untuk memuji kemuliaan-Nya.

[15] Sebab itu, sejak aku mendengar tentang imanmu di dalam Isa, Junjungan kita Yang Ilahi, dan tentang kasihmu terhadap semua orang saleh,

[16] aku tidak henti-hentinya mengucap syukur karena kamu, serta selalu menyebut namamu dalam doa-doaku.

[17] Aku berdoa supaya Allah dari Junjungan kita Yang Ilahi, Isa Al-Masih, yaitu Sang Bapa, sumber segala kemuliaan, menganugerahkan kepadamu ruh hikmah dan wahyu untuk mengenal Allah.

[18] Aku pun berdoa supaya Ia menerangi mata hatimu sehingga kamu mengetahui pengharapan yang terkandung dalam panggilan-Nya, kekayaan kemuliaan warisan yang disediakan oleh-Nya bagi orang-orang saleh,

[19] dan kedahsyatan kuasa-Nya bagi kita yang percaya. Seperti itu jugalah kekuatan kuasa

[20] yang dilaksanakan-Nya dalam Al-Masih pada waktu Ia membangkitkan Dia dari antara orang mati, lalu menempatkan Dia di sebelah kanan-Nya di surga,

[21] di atas segala penguasa, kewenangan, kekuatan, pemerintahan, dan setiap nama yang dapat disebut, bukan hanya pada masa sekarang ini, tetapi juga pada masa yang akan datang.

[22] Allah telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Al-Masih dan menetapkan Dia sebagai kepala atas segala-galanya bagi jemaah.

[23] Jemaah itu adalah tubuh-Nya, dipenuhi oleh Dia yang memenuhi segala-galanya.

Surat Efesus — Chapters