Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 3:15

[1] Telah dikatakan dengan jelasnya oleh Ruh bahwa pada akhir zaman kelak ada orang-orang yang akan undur dari iman. Mereka mengikuti ruh-ruh yang menyesatkan dan ajaran setan-setan.

[2] Ajaran itu disampaikan melalui kemunafikan yang biasa dilakukan oleh para pembohong, yang hati nuraninya telah membatu.

[3] Mereka melarang orang kawin serta menganggap pantang makanan tertentu, padahal makanan itu pun diciptakan Allah dan seharusnya diterima dengan rasa syukur oleh orang yang beriman dan yang mengenal kebenaran.

[4] Semua yang diciptakan Allah itu baik, dan tidak ada satu pun yang patut ditolak jikalau orang menerimanya dengan ucapan syukur

[5] karena semua itu disucikan oleh firman Allah dan doa.

[6] Jika engkau mengingatkan saudara-saudara kita tentang semua hal itu, engkau akan menjadi abdi umat Isa Al-Masih yang baik, terpelajar dalam hal-hal tentang iman serta semua ajaran baik yang telah kauturuti.

[7] Tolaklah cerita-cerita yang menyesatkan dan dongeng perempuan-perempuan tua. Latihlah dirimu untuk hidup dalam kesalehan,

[8] karena: “Latihan badani terbatas gunanya, tetapi kesalehan berguna di dalam segala hal. Kesalehan mengandung janji, baik untuk kehidupan di masa kini maupun di masa mendatang.”

[9] Perkataan di atas benar dan sangat patut diterima.

[10] Itulah sebabnya, kita berjerih-payah dan berjuang, yaitu karena kita telah meletakkan harapan kita kepada Allah, Tuhan yang hidup, Penyelamat semua manusia, khususnya semua orang yang beriman.

[11] Ajarkanlah semua hal itu dan perintahkanlah orang-orang untuk melakukannya.

[12] Engkau memang masih muda, tetapi jangan seorang pun merendahkanmu karena usiamu, melainkan jadilah teladan bagi orang-orang yang beriman dalam perkataanmu, perbuatanmu, kasihmu, imanmu, serta kesucianmu.

[13] Hingga aku datang, engkau harus terus membacakan firman bagi orang-orang, menasihati, dan mengajar mereka.

[14] Jangan abaikan karunia yang ada di dalam dirimu. Karunia itu diberikan kepadamu melalui nubuat, disertai dengan penumpangan tangan atasmu oleh para pemimpin jemaah.

[15] Laksanakanlah semua hal itu dengan rajin, dan berusahalah setia di dalamnya supaya kemajuanmu nyata di hadapan semua orang.

[16] Awasilah dirimu sendiri dan apa yang kauajarkan, dan tetaplah tinggal di dalamnya karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan juga orang-orang yang mendengarkanmu.

Surat 1 Timotius — Chapters