[1] Yotam menjadi raja pada usia 25 tahun, dan ia memerintah di Yerusalem 16 tahun lamanya. Ibunya ialah Yerusa anak Zadok.
[2] Yotam menyenangkan hati TUHAN, seperti Uzia ayahnya. Hanya ia tidak membakar dupa di Rumah TUHAN, seperti yang dilakukan ayahnya. Sekalipun demikian, rakyat terus saja berbuat dosa.
[3] Yotamlah yang membangun Pintu Gerbang Utara di Rumah TUHAN, dan memperkuat tembok Yerusalem di daerah yang disebut Ofel.
[4] Ia mendirikan kota-kota di pegunungan Yehuda dan benteng-benteng serta menara-menara di hutan-hutan.
[5] Ia memerangi dan mengalahkan raja Amon bersama tentaranya, lalu memaksa orang Amon membayar upeti. Setiap tahun selama tiga tahun berturut-turut mereka harus membayar 3.400 kilogram perak, dua jenis gandum, masing-masing 1.000 ton.
[6] Yotam menjadi semakin berkuasa karena ia setia dan taat kepada TUHAN Allahnya.
[7] Peristiwa-peristiwa lain dalam pemerintahan Yotam, peperangan-peperangan dan siasat-siasatnya, semuanya sudah dicatat dalam buku Sejarah Raja-raja Israel dan Yehuda.
[8] Yotam berumur 25 tahun ketika ia menjadi raja, dan ia memerintah di Yerusalem selama 16 tahun.
[9] Ia meninggal dan dikuburkan di Kota Daud, lalu Ahas putranya menjadi raja menggantikan dia.