Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 5:54

[1] Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu,

[2] karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.

[3] Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman – maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin – mereka pasti tidak akan luput.

[4] Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,

[5] karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.

[6] Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.

[7] Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam.

[8] Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.

[9] Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,

[10] yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.

[11] Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.

[12] Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu;

[13] dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain.

[14] Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.

[15] Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.

[16] Bersukacitalah senantiasa.

[17] Tetaplah berdoa.

[18] Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

[19] Janganlah padamkan Roh,

[20] dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.

[21] Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

[22] Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.

[23] Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

[24] Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

[25] Saudara-saudara, doakanlah kami.

[26] Sampaikanlah salam kami kepada semua saudara dengan cium yang kudus.

[27] Demi nama Tuhan aku minta dengan sangat kepadamu, supaya surat ini dibacakan kepada semua saudara.

[28] Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu!

Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat Di Tesalonika — Chapters