[1] Sesudah peristiwa tulah itu, Allah berfirman kepada Musa dan Eleazar, anak Imam Harun,
[2] “Adakanlah cacah jiwa atas seluruh umat bani Israil, khususnya orang-orang yang berumur dua puluh tahun ke atas menurut kaum keluarga mereka, dan yang sanggup berperang.”
[3] Maka, Musa dan Imam Eleazar berkata kepada mereka di dataran Moab, di tepi Sungai Yordan dekat Yerikho,
[4] “Hitunglah orang yang berumur dua puluh tahun ke atas!” seperti diperintahkan Allah kepada Musa. Inilah bani Israil yang keluar dari Tanah Mesir:
[5] Keturunan Ruben, anak Israil yang sulung: kaum Henokh, dari Henokh; kaum Palu, dari Palu;
[6] kaum Hezron, dari Hezron; kaum Karmi, dari Karmi.
[7] Itulah kaum-kaum bani Ruben. Jumlah yang terhitung dari mereka adalah 43.730 orang.
[8] Anak Palu ialah Eliab,
[9] sedangkan anak-anak Eliab ialah Nemuel, Datan, dan Abiram. Iniah Datan dan Abiram yang terpilih dari antara umat, namun yang kemudian melawan Musa dan Harun dalam kelompok Qarun ketika orang-orang itu melawan Allah.
[10] Pada waktu itu, bumi mengangakan mulutnya dan menelan mereka bersama-sama dengan Qarun. Qarun beserta kelompoknya, yaitu 250 orang pengikutnya, mati dimakan api, dan mereka menjadi suatu tanda peringatan.
[11] Tetapi, anak-anak Qarun tidak ikut mati.
[12] Keturunan Simeon menurut kaum-kaum mereka: kaum Nemuel, dari Nemuel; kaum Yamin, dari Yamin; kaum Yakhin, dari Yakhin;
[13] kaum Zerah, dari Zerah; kaum Saul, dari Saul.
[14] Itulah kaum-kaum bani Simeon, 22.200 orang banyaknya.
[15] Keturunan Gad menurut kaum-kaum mereka: kaum Zefon, dari Zefon; kaum Hagi, dari Hagi; kaum Syuni, dari Syuni;
[16] kaum Ozni, dari Ozni; kaum Eri, dari Eri;
[17] kaum Arod, dari Arod; kaum Areli, dari Areli.
[18] Itulah kaum-kaum bani Gad. Jumlah yang terhitung adalah 40.500 orang.
[19] Anak-anak Yuda: Er dan Onan. Tetapi, Er dan Onan mati di Tanah Kanaan.
[20] Keturunan Yuda menurut kaum-kaum mereka: kaum Syela, dari Syela; kaum Peres, dari Peres; kaum Zerah, dari Zerah.
[21] Keturunan Peres: kaum Hezron, dari Hezron; kaum Hamul, dari Hamul.
[22] Itulah kaum-kaum bani Yuda. Jumlah yang terhitung adalah 76.500 orang.
[23] Keturunan Isakhar menurut kaum-kaum mereka: kaum Tola, dari Tola; kaum Pua, dari Pua;
[24] kaum Yasub, dari Yasub; kaum Simron, dari Simron.
[25] Itulah kaum-kaum bani Isakhar. Jumlah yang terhitung adalah 64.300 orang.
[26] Keturunan Zebulon menurut kaum-kaum mereka: kaum Sered, dari Sered; kaum Elon, dari Elon; kaum Yahleel, dari Yahleel.
[27] Itulah kaum-kaum bani Zebulon. Jumlah yang terhitung adalah 60.500 orang.
[28] Keturunan Yusuf menurut kaum-kaum mereka, dari Manasye dan Efraim adalah:
[29] keturunan Manasye: kaum Makhir, dari Makhir; kaum Gilead, dari Gilead, anak Makhir.
[30] keturunan Gilead: kaum Iezer, dari Iezer; kaum Helek, dari Helek;
[31] kaum Asriel, dari Asriel; kaum Sekhem, dari Sekhem;
[32] kaum Semida, dari Semida; kaum Hefer, dari Hefer.
[33] Zelafehad bin Hefer tidak mempunyai anak laki-laki, melainkan anak perempuan saja. Nama anak-anak perempuan Zelafehad ialah Mahla, Noa, Hogla, Milka, dan Tirza.
[34] Itulah kaum-kaum bani Manasye. Jumlah yang terhitung adalah 52.700 orang.
[35] Keturunan Efraim menurut kaum-kaum mereka: kaum Sutelah, dari Sutelah; kaum Bekher, dari Bekher; kaum Tahan, dari Tahan.
[36] Keturunan Sutelah: kaum Eran, dari Eran.
[37] Itulah kaum-kaum bani Efraim. Jumlah yang terhitung adalah 32.500 orang. Itulah keturunan Yusuf menurut kaum-kaum mereka.
[38] Keturunan Binyamin menurut kaum-kaum mereka: kaum Bela, dari Bela; kaum Asbel, dari Asbel; kaum Ahiram, dari Ahiram;
[39] kaum Sefufam, dari Sefufam; kaum Hufam, dari Hufam.
[40] Anak-anak Bela: Ared dan Naaman. Kaum Ared adalah dari Ared; dan kaum Naaman adalah dari Naaman.
[41] Itulah keturunan Binyamin menurut kaum-kaum mereka. Jumlah yang terhitung adalah 45.600 orang.
[42] Keturunan Dan menurut kaum mereka: kaum Suham, dari Suham. Itulah kaum bani Dan.
[43] Jumlah seluruh kaum Suham yang terhitung adalah 64.400 orang.
[44] Keturunan Asyer menurut kaum-kaum mereka: kaum Yimna, dari Yimna; kaum Yiswi, dari Yiswi; kaum Beria, dari Beria.
[45] Keturunan Beria: kaum Heber, dari Heber; kaum Malkiel, dari Malkiel.
[46] Nama anak perempuan Asyer ialah Serah.
[47] Itulah kaum-kaum bani Asyer. Jumlah yang terhitung adalah 53.400 orang.
[48] Keturunan Naftali menurut kaum-kaum mereka: kaum Yahzeel, dari Yahzeel; kaum Guni, dari Guni;
[49] kaum Yezer, dari Yezer; kaum Syilem, dari Syilem.
[50] Itulah kaum-kaum bani Naftali. Jumlah yang terhitung adalah 45.400 orang.
[51] Itulah orang-orang yang terhitung dari bani Israil, 601.730 orang banyaknya.
[52] Allah berfirman kepada Musa,
[53] “Kepada suku-suku itulah harus kaubagikan tanah menjadi milik pusaka mereka berdasarkan jumlah nama yang ada.
[54] Kepada suku yang jumlah orangnya banyak, berilah milik pusaka yang besar, sedangkan kepada suku yang jumlah orangnya sedikit, berilah milik pusaka yang kecil. Masing-masing suku harus diberi milik pusaka berdasarkan jumlah orang yang terhitung.
[55] Akan tetapi, tanah itu harus dibagikan dengan cara membuang undi. Jadi, mereka harus mendapatkan milik pusaka menurut nama suku-suku bapak leluhur mereka,
[56] dan milik pusaka itu harus dibagikan di antara mereka berdasarkan undian, baik bagi suku yang banyak jumlah orangnya maupun yang sedikit.”
[57] Inilah orang-orang yang terhitung dari bani Lewi menurut kaum-kaum mereka: kaum Gerson, dari Gerson; kaum Kehat, dari Kehat; kaum Merari, dari Merari.
[58] Kaum yang lain dari bani Lewi: kaum Libni, kaum Hebron, kaum Mahli, kaum Musi, kaum Korah. Kehat mempunyai anak, yaitu Amram.
[59] Nama istri Amram ialah Yokhebed binti Lewi, yang lahir bagi Lewi di Mesir. Bagi Amram perempuan itu melahirkan Harun, Musa, dan Miryam, saudara mereka yang perempuan.
[60] Sedangkan bagi Harun lahirlah Nadab, Abihu, Eleazar, dan Itamar.
[61] Nadab dan Abihu mati ketika mereka mempersembahkan api yang tidak layak di hadirat Allah.
[62] Jumlah yang terhitung adalah 23.000 orang, semuanya laki-laki berumur satu bulan ke atas. Mereka tidak dihitung bersama-sama dengan bani Israil lainnya karena mereka tidak diberi milik pusaka di tengah-tengah bani Israil.
[63] Itulah orang-orang yang terhitung oleh Musa dan Imam Eleazar ketika keduanya menghitung bani Israil di Dataran Moab, di tepi Sungai Yordan dekat Yerikho.
[64] Di antara orang-orang ini tidak ada seorang pun yang dahulu dihitung oleh Musa dan Imam Harun ketika keduanya menghitung bani Israil di Padang Belantara Sinai
[65] karena tentang orang-orang itu Allah telah berfirman, “Sesungguhnya, orang-orang itu pasti mati di padang belantara.” Dari mereka itu tak seorang pun yang masih hidup, selain Kaleb bin Yefune dan Yusak bin Nun.