[1] Samaria akan menanggung kesalahannya karena ia telah mendurhaka terhadap Tuhannya. Mereka akan tewas oleh pedang, bayi-bayi mereka akan dihempaskan, dan perut kaum perempuan mereka yang mengandung akan dibelah.”
[2] Hai Israil, kembalilah kepada Allah, Tuhanmu, karena engkau telah jatuh akibat kesalahanmu.
[3] Bawalah sertamu kata-kata penyesalan dan kembalilah kepada Allah. Katakanlah kepada-Nya, “Hapuskanlah segala kesalahan kami dan terimalah apa yang baik maka kami akan mempersembahkan pujian seperti kurban sapi jantan.
[4] Asyur tidak dapat menyelamatkan kami. Kami tidak mau menunggang kuda, dan tidak akan lagi berkata, ‘Ya Tuhan kami,’ kepada buatan tangan kami karena dalam Engkaulah anak yatim mendapat rahmat.”
[5] “Aku akan menyembuhkan mereka dari kemurtadan mereka, Aku akan mencintai mereka dengan ikhlas karena murka-Ku telah surut dari mereka.
[6] Aku akan menjadi seperti embun bagi Israil. Ia akan berbunga seperti bunga bakung dan menjulurkan akar-akarnya seperti Libanon.
[7] Cabang-cabangnya akan menyebar. Keelokannya akan seperti pohon zaitun dan keharumannya seperti Libanon.
[8] Mereka yang duduk di bawah naungannya akan tumbuh kembali seperti gandum. Mereka akan berbunga seperti pohon anggur, kemasyhurannya seperti anggur Libanon.
[9] Efraim, apa lagi urusan-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau. Aku seperti pohon sanobar yang hijau, dari-Ku kaudapatkan buahmu.”
[10] Siapa bijak? Ia akan mengerti hal-hal ini. Siapa berpengertian? Ia akan mengetahuinya. Jalan Allah itu lurus dan orang benar menempuhnya, tetapi orang durhaka akan jatuh di situ.